Hingga saat ini The Gunners masih terluka setelah dijungkalkan oleh raksasa Bundesliga Bayern Munich dengan skor 1-5, dalam laga leg I babak 16 besar Liga Champions. Itu artinya Arsenal berada dalam ambang tersisih di fase yang sama dalam 7 musim secara berturut-turut.
Kekalahan itu berbanding lurus dengan trend Arsenal di Premier League pada Musim ini. Dimana mereka menghadapi tim-tim 7 besar di klasemen, Arsenal hanya tercatat sekali menang dan empat kali kalah.
"Kami mempunyai hasil yang bagus dan jelek. Itu merupakan sebuah masalah mental" sahut Koscielny kepada RMC, yang dikutip dari ESPNFC.
"Kami mempunyai kualitas teknik dan fisik. Kami harus berusaha di sepanjang pertandingan", lanjut pemain nasional Prancis itu.
"Melawan tim-tim besar Anda perlu lebih dari sekedar bakat. Butuh komitmen lebih besar dalam membantu rekan-rekan Anda untuk bertahan dan bahu membahu untuk memenangkan pertandingan. Anda harus menemukan cara-cara yang lain pula", pungkasnya.
"Di sejumlah pertandingan tertentu, kami kurang tangkas dan lalai, determinasi dalam perebutan bola. Saat kami dalam situasi yang sangat sulit, dan kami harus terus kompak. Kami harus membenci kekalahan itu" tegas dia.
Arsenal akan libur dari Premier League akhir pekan ini, karena lawannya, Southampton tampil di final Piala Liga Inggris melawan Manchester United. Pada laga liga berikutnya, masalah mental Arsenal itu akan diuji ketika menyambangi markas kubu the reds, Liverpool.
